lily's posts with tag: onewebday

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
View posts by people in your network with tag onewebday
ReviewInternet Creates a World Without DistanceSep 22, '06 9:28 PM
for everyone
Category:Other
*A small note in celebration of OneWebDay Sept. 22, 2006
(this article was published on Ohmynews International)

Four years ago my friend sent an email saying: "If your day starts with turning your computer on, checking your email account, rather that preparing breakfast in the first place, this is an indicator that you are a member of the always-online society. So, welcome to the club!"

With cheap Internet connection at home, of course it is possible to have 24-hour Internet. And with the computer in the bedroom, of course I always turn my computer on, in the first place, quickly browsing the morning news and checking email, before walking down to the kitchen for a cup of coffee.

No doubt, the Internet is essential in our daily lives and it has also changed our lives in an essential way.

I remember at university my lecturers always ended the class with a standard message: "Please check the class mailing-list for the latest reading chapters and essay topics, please email me to discuss your research topics, and visit the online journal to grasp the latest issues."

Meanwhile in the office, my colleagues do similar things: "We will email you the latest development and suggested changes for your projects. So please keep in touch."

And a best friend tried to convince me that she will just be an email away and not to worry, she'll keep blogging to let everyone know about her new life, during her farewell party before leaving for New York.

With Internet, people feel closer to each other.

The word "distance" is sometimes regarded as an awkward one in the virtual world. My husband once managed to babysit our 8-year-old son from his apartment in Orebro, Sweden. By using skype and a Web-cam, he "babysat" our son in Tokyo, more than 15,000 km away from him. On that day, our babysitter was sick, and I was on the way home from the office.

Fortunately we managed to set up the emergency virtual babysitting method for 45 minutes, while I was trying to get home. The virtual babysitting worked pretty well and on that day I felt that we had solved a serious parenting issue in an emergency situation thanks to the Internet!

Of course the virtual activities and other examples above only happen in developed countries with cheap and speedy Internet access. For people in developing countries, Internet is still limited and expensive. The story of virtual babysitting is something out of context, in such conditions.

Let's take my country, Indonesia, for example. Internet penetration is 8.1 percent as of Dec. 2005. So out of a total population of nearly 222 million there are only 18 million Internet users.

In my home town, Makassar, in the eastern part of Indonesia, the Internet usage statistics are lower than the national rate as shown above.

Eastern Indonesia has poor infrastructure and lags behind the western region. Internet is a luxury there. With the maximum speed of 512 kbps in the best Internet cafe in town, and the expensive price of home Internet connection, having Internet access on a daily basis is not common. Except for those who access Internet at work. Otherwise, we need to make an extra effort to reach the nearest Internet cafe. There are quite a few Internet cafes in the city centers and around the big universities. But overall, the access is still limited and slow.

As the Internet is still limited, the word "Internet" is a word of absurdity for my parents, for example. They have heard the word in conversation with people of the younger generations, but they never really get the idea about what it is.

That is why my parents still do not have any idea about the virtual babysitting that we succesfully established when my husband and I had to live in different countries.

Similarly, when I said to my mother that my cooking skill has increased thanks to thousands of online recipes and cooking-tips, she replied:

"Did you mean the computer is teaching you how to cook? But how?"(*)


Blog EntryHappy OneWebDay Everyone!Sep 21, '06 11:04 PM
for everyone

Hari ini 22 September dirayakan sebagai OneWebDay. Penggagasnya adalah Susan Crawford. Ini adalah pertama kalinya OneWebDay diperingati dengan berbagai kegiatan di seluruh dunia. Wawancara Susan Crawford di Ohmynews bisa dibaca di sini

Sekadar mengingatkan, begitu banyak orang yang merasa  hidupnya berubah berkat internet. Menyebarkan kebaikan, menambah kenalan, bermain game gratis, chit-chat seluruh dunia, rajin mengumpulkan resep masakan yang entah kapan dipraktekkan, mencari keluarga hilang dan teman lama, belajar ikut main saham online, dan menjadi lebih betah di depan komputer di kantor, adalah sedikit dari testimoni yang diungkapkan teman-teman saya, para pengguna internet. Untuk tertimoni yang terakhir: lebih rajin di kantor, ini pengakuan yang diungkapkan dengan suara yang lebih direndahkan --jangan sampai kedengaran atasan.

Tapi pagi ini saat menanyakan seorang teman, apa manfaat internet baginya. Sang teman ini rada sewot. "Kenapa tanya-tanya?" Ampun, galaknya...Usut punya usut, ternyata laptopnya kena virus, dan semua datanya hilang. Proyek yang harus dipresentasikannya menguap di dunia super ultra maya alias tidak mungkin akan kembali.

Saya salah sasaran, mengajak orang yang tertimpa kemalangan merayakan OneWebDay...

OK, kalau begitu saya ajak teman-teman yang sedang berbahagia saja hari ini. Mari kita rayakan. Dan untuk menyalurkan sifat sok tahu saya yang baru saja melihat-lihat literatur Web. 2.0 ada baiknya memang kita memberi penekanan pada kecenderungan "users generated content" yang makin menggelinding bagai bola liar. Bagi yang punya webblogs, anda hanyalah  salah satu dari kurang lebih 20 juta pemilik blogs di dunia ini (menurut hasil penelusuran lima bulanan Technorati 2005). Untuk mendapatkan presentasi lengkapnya bisa dibaca di sini.

Bagi yang mensyukuri komunikasi murah meriah dengan MSN, Yahoo IM, Skype, dan Google Talk, mungkin perlu juga tahu bahwa kini banyak orang yang berasal dari non-English background yang saat ini menggebu-gebu belajar Bahasa Inggeris untuk meluaskan pergaulan intenasional. Anak-anak muda China dilaporkan paling agresif ngajak kenalan di Skype untuk alasan memperlancar Bahasa Inggeris. Ada banyak tips memulainya, tapi langkah pertama yang paling umum dilakukan adalah mencari nama kebarat-baratan sebagai user-id. 

Tapi Tante Susan Crawford mengingatkan bahwa yang perlu didorong dengan penggunaan internet ini adalah sikap positif dan meningkatkan solidaritas menghadapi kejahatan berbasis internet. Virus dan hackers terus menghantui. Pembobolan informasi pribadi dan penipuan dengan segala cara pun, rasanya selalu selangkah lebih canggih dari antisipasinya. Salesman dunia maya jauh lebih agresif daripada salesman yang mengetuk rumah kita di siang hari dan mengganggu tidur siang.

Kita juga makin merinding membayangkan jenis penyakit sosial baru, yang lahir di zaman internet. Di Jepang, dua tahun lalu seorang murid SD menikam teman sekelasnya karena sakit hati diejek di blog pribadi teman tersebut. Sedangkan berita manipulasi identitas dan gambar yang berujung pada pencemaran nama baik pun tumbuh subur. Ada orang yang berbahagia memanfaatkan segala teknik manipulasi dunia maya untuk kepuasan jiwa. Dan ini yang membuat para psikiater dan ahli jadi sibuk (maksudnya, sibuk menerapkan tarif baru bagi pasien seperti ini...)

Jadi pesan si tante, internet adalah wahana yang bebas nilai. Ia kemudian berkembang menjadi sebuah "dunia dengan segala dimensi kemanusiaannya" setelah manusia memutuskan pemanfaatannya. Dan dimensi kemanusiaan ini yang kemudian melahirkan penilaian apakah internet itu dimanfaatkan untuk niat jahat atau buruk, rencana positif atau negatif, atau apakah akan melahirkan penjahat dan pahlawan.

Happy OneWebDay Everyone! Ada yang bisa bantu teman saya yang laptopnya terserang virus di hari yang berbahagia ini?

::ly::

Tokyo, 22 September 2006

 

 

 

  


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help