Gambar

Photo AlbumPara Pencari KerangJun 17, '07 8:41 PM
for everyone
Ini kisah serombongan orang yang ingin belajar "mencari makan" dalam arti yang sebenar-benarnya. Bukan pergi ke supermarket terdekat membeli bahan makanan, bukan juga pergi ke restoran untuk memesan masakan kesukaan. Tapi, bangun pagi-pagi, pergi ke pantai bermodal ember dan alat panggaruk: mencari kerang! Butuh kesabaran mengumpulkannya. Butuh ketelatenan juga merendamnya hingga dua jam sebelum dijadikan santapan malam. Orang Jepang menyebutnya Shiohigari, tradisi awal musim panas yang berlangsung sepanjang bulan lima dan bulan enam. Benih kerang sengaja ditebar pemerintah setempat sejak akhir bulan April, pantai yang tak indah itu ditata sedemikian rupa, agar orang-orang nyaman berdatangan. Kalender musim mencari kerang ditayangkan di situs Internet kota-kota pantai. Kami, rombongan orang Indonesia yang tak punya pengalaman mencari kerang di kampung halaman (eits, ralat..kecuali Farid yang besar di pulau nan permai bernama Selayar), menganggap ini sebagai tamasya yang seru. Saya bisa mengajarkan kepada Fawwaz bahwa orang cari makan ya begitulah caranya...hehehe, bersusah-susah dulu, baru kemudian mendapatkan hasilnya. Harus ada usaha, harus ada keringat yang jatuh, baru mendapatkan hasil.

Letih tentu saja. Kulit terbakar, punggung pegal (saya sih tidak seberapa, karena lebih banyak duduk di bawah pohon pinus menyaksikan pemandangan ribuan pencari kerang yang pertama kali saya saksikan). Kerang yang dibawa pulang tidaklah seberapa, hanya satu kantong kecil yang dibuat sop tomyam dua porsi, keesokan harinya. Tapi semua pulang dengan hati senang tentu saja. Farid yang paling senang. Ia tidak hanya menggali pasir pantai, tapi juga menggali kenangan masa kecilnya, di pantai yang berbeda, nun jauh di sana. Ia menceritakannya kepada Fawwaz, yang kini menjalani kehidupan masa kecil yang sama sekali berbeda.

"di pulau yag jauh, seorang bocah
membayangkan batas horison
yang tak dikenalnya

ia hendak menaklukkan beberapa lagi
kepiting liar di pantai itu

dibayangkannya samudera yang mengirimkan
badai ke pantai benua-benua...

Fawwaz, Farid dan Makoto
 1 Comment 
Mbak Anik in action
  
serius
  
the one and only
  
bukti
  
kaoru-san
  
gadis kecil
 1 Comment 
keluarga pencari kerang
 2 Comments 
makan siang
 4 Comments 
capek deh...
  
menu makan siang
 2 Comments 
pintu masuk
  
siap tempur
  
hasil panen
  


12 CommentsChronological   Reverse   Threaded
adesiti wrote on Jun 17, '07
menu maem siangnya apa mbak??? pan kerangnya belum dimasak yaa??
adesiti wrote on Jun 17, '07
tradisi mencari kerang ini mengingatkan pada kebiasaan nelayan di lombok, tiap menjelang bulan purnama tiba..... mereka ajak keluarga untuk rame-rame mencari cacing dan kerang..... ade pernah ikut sekali, tahun lalu...... seruuuu.....
myfawwaz wrote on Jun 18, '07
adesiti said
menu maem siangnya apa mbak??? pan kerangnya belum dimasak yaa??
menu makan siang: nasi kuning, teri goreng hahaha indonesia banget ya... jaka sembung naik ojek, gak nyambung jek..
haloazka wrote on Jun 18, '07
asyiiikkk seru abis panen kerang, maem :D
haloazka wrote on Jun 18, '07
hehehe.. byk ya kerangnya kak Fawwaz :D
imutmanis wrote on Jun 18, '07
hehehe, ibu & anak siap tempur dengan topi tahan panas !
imutmanis wrote on Jun 18, '07
nasi kuning pake daun pisangkah..? ck..ck..istimewa pastinya !
myfawwaz wrote on Jun 19, '07
nasi kuning pake daun pisangkah..? ck..ck..istimewa pastinya !
Iya Muti...daun pisangnya lebih mahal dari berasnya..hahaha..nasib..nasib...
yanio wrote on Jun 23, '07, edited on Jun 23, '07
wah, patut ditiru, tak ada garpu penyendok, boot jadilahhhh.. Salutt..!!..
mksshorelines wrote on Sep 22, '07
Edede nyamanna family gathering?
bundaashiila wrote on Dec 28, '07
Mbak Lily, baru tahu aku foto kami dipasang, heheh. Minta dong....
Comment deleted at the request of the author.
Add a Comment
   
© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help